Ada bebarapa cara yang cukup membantu kita dalam membeli
buah – buahan yang baik untuk keperluan keluarga. Berikut ini penulis akan
paparkan empat cara tepat di dalam memilih buah – buahan ketika anda akan
berbelanja di pasar, swalayan atau mini market terdekat.
Jangan tertipu dengan mahalnya harga.
Ada anggapan bahwa lebih mahal lebih bagus. Filosofi ini
tidak menjadi sebuah kebenaran mutlak, baik itu ketika membeli barang yang
bagus atau ketika anda membeli buah – buahan. Padahal, yang murah bisa juga manfaatnya lebih
bagus. Misalnya, anda memaksakan membeli buah yang mahal, seperti apel yang
harganya kisaran belasan atau puluhan ribu per kilogram. Padahal, jeruk yang
harganya lebih murah manfaatnya lebih banyak dari pada apel, karena jeruk memiliki
kandungan vitamin C Sembilan kali lipat dibandingkan apel. Kemudian, buah papaya
yang harganya kisaran Rp.3.0000 – 6000/Kg
ternyata memiliki kandungan vitamin C lima belas kali lipat dari apel.
Jadi, anda jangan tertipu oleh mahalnya harga karena bisa
jadi buah – buahan yang harganya lebih murah justru manfaatnya jauh lebih bagus
dibandingkan buah – buahan yang mahal harganya.
Pilihlah buah – buahan lokal.
Salah satu kelebihan dan keunggulan buah lokal adalah
kesegarannya. Dan buah lokal lebih segar dari pada buah impor.
Pilihlah buah sesuai musim.
Maksudnya, buah – buahan yang baik dan berkualitas untuk
dikonsumsi adalah buah yang masak pada musimnya, karena ia berbuah secara alami
sesuai dengan waktu pertumbuhannya. Mangga akan berbuah pada musim mangga,
rambutan akan berbuah pada musim rambutan, durian akan berbuah pada musim
durian dan lain sebagainya.
Namun, seiring perkembangan teknologi kita lebih gemar
memakan buah kesayangan sepanjang tahun. Padahal buah tersebut sudah diawetkan
oleh pabrik disimpan digudang dalam jangka waktu yang lama. Seharusnya kita
menyadari bahwa mengkonsumsi buah – buahan bukan untuk memuaskan kesenangan
pribadi tetapi menjaga pola hidup sehat diri kita sendiri.
Belilah bukan karena manisnya saja.
Artinya, buah yang rasanya manis belum tentu kandungan
vitaminya lebih banyak. Misalnya, buah mangga muda yang rasanya asam justru
memiliki kandungan vitamin C empat kali lipat lebih banyak dibandingkan yang
matang di pohon.
Akan tetapi ada juga buah manis yang kandungan vitamin C nya
masih banyak. Misalnya, papaya, jeruk manis, rambutan dan durian.